|
Rapat Koordinasi Nasional Balitfo Kemenakertrans tahun 2010
21 July 2010
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan meningkatkan peranan penelitian, pengembangan dan pengelolaan data, serta informasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian untuk menyusun pengembangan kebijakan-kebijakan strategis di masa mendatang.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemenakertrans saat ini telah menyediakan dan mengembangkan fasilitas On-line information System (OLIS) Nakertrans untuk melayani keperluan fasilitas data dan informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian yang berasal dari pelaporan unit pusat dan daerah.
Demikian terungkap dalam sambutan Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi yang dibacakan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi (Balitfo) Kemenakertrans Djuharsa M. Djajadihardja dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Balitfo Kemenakertrans di Bandung, Selasa malam (20/7).
Dalam Keterangan Pers Pusat Humas Kemenakertrans di Jakarta pada Rabu (21/7), Ka Balitfo Kemenakertrans, Djuharsa M. Djajadihardja mengatakan agar pelaksanaan program pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dapat berjalan sesuai dengan rencana, maka diperlukan pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan, serta pengolahan data.
"Peran penelitian dan pengembangan itu untuk memahami kompleksitas karakteristik dan dinamika masalah ketenagakerjaan, serta ketransmigrasian, sekaligus diperlukan untuk menyusun kebijakan dasar pemerintah," kata Ka Balitfo.
Menurut Ka Balitfo kompleksitas permasalahan tenaga kerja dan transmigrasi harus mampu dikemas dalam tema-tema penelitian dan pengembangan yang lebih utuh, terpadu dan mengarah pada kebijakan yang dihasilkan. Apalagi, permasalahan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian saat ini dapat berdampak bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Untuk mempermudah akses dan sinergisitas penelitian Pusat dan Daerah Kemenakertrans saat ini telah menyediakan dan mengembangkan fasilitas On-line information System (OLIS) Nakertrans untuk melayani keperluan fasilitas data dan informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian. Selain itu, disediakan pula layanan informasi melalui media online www. depnakertrans.go.id
Di bidang Ketenegakerjaan, sesuai sambutan Menakertrans dalam Rakornas tersebut, Ka Balitfo menilai kondisi ketenagakerjaan di Indonesia kuartal I/2010 menunjukkan perbaikan dengan meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja dan menurunnya angka pengangguran.
Berdasarkan data periode tersebut dari Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah angkatan kerja mencapai 116 juta orang atau naik 2,26 juta orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sekitar 113,74 juta orang.
Untuk jumlah pengangguran pada kuartal I/2010 tercatat ada 8,59 juta orang atau 7,41% dari total angkatan kerja atau turun 670.000 orang jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2009 yang sebanyak 8,14%.
"Untuk mengatasi permasalahan ketenegakerjaan, pemerintah melakukan upaya antara lain dengan memperbaiki sistem pendidikan dan perbaikan sarana pelatihan kerja. Selain itu, dikembangkan pula bursa online yang tersebar di pusat-daerah dan berbagai perguruan tinggi," kata Ka Balitfo.
Sedangkan di bidang ketransmigrasian, pemerintah sepakat menjadikan transmigrasi sebagai salah satu program untuk memecahkan permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia yang terkait dengan kependudukan dan pembangunan wilayah.
"Namun perlu dilakukan revitalisasi permukiman transmigrasi lama yang kurang berkembang dengan melengkapi infrastruktur ekonomi dan sosial yang memadai agar kawasan itu mampu memiliki fungsi perkotaan." kata Ka Balitfo.
"Juga perlu dirancang pembangunan permukiman baru dalam sebuah kawasan terintegrasi dengan pemukiman penduduk setempat, sehingga mampu sekaligus menjadi kawasan pengembangan kesempatan kerja baru,jelasnya.
(Balitfo) merupakan salah satu unit Eselon I Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian, pengembangan, dan informasi di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian.
Rakornas Balitfo diselenggarakan di Bandung Jawa Barat mulai tanggal 20 hingga 22 Juli 2010 dihadiri oleh Sekretaris Dinas dari 33 provinsi, Balitbangda 10 provinsi,dan dari Unit Teknis Eselon I Kemenakertrans dan mengusung tema Meningkatkan jejaring dan pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan, pengelolaan data dan informasi, serta pengembangan sistem informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian pusat dan daerah.
Pusat Humas Kemenakertrans.
|